WALIKOTA RESMI BUKA SENSUS BMD TA. 2019

Banda Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh yang melalui Sekretaris Kota Banda Aceh Ir Bahagia Dipl SE kamis, 19 september 2019 sensus barang milik daerah tahun 2019 resmi dibuka.

Ir. Bahagia mengatakan Sensus Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2019 ini akan difokuskan pada 3 (tiga) golongan barang yaitu Tanah, Peralatan dan Mesin (Kendaraan Dinas) dan Gedung/Bangunan. Adapun berdasarkan data Inventaris total jumlah barang milik daerah yang akan kita sensus sebanyak 12.755 unit barang dengan nilai perolehan Rp.4.556.094.892.146,-, yang terdiri dari:

  • Tanah sebanyak 2.212 persil senilai Rp3.420.792.655.548,-
  • Kendaraan Dinas sebanyak 1.085 unit senilai Rp121.706.213.911,-
  • Gedung dan Bangunan sebanyak 9.458 unit senilai Rp993.596.022.687,-

 

Saya berharap para anggota Tim Sensus BMD 2019 dan seluruh SKPD, Unit Kerja dan Sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh agar serius dalam melakukan kegiatan ini, karena melalui kegiatan Sensus Barang Milik Daerah (BMD) ini Pemerintah Kota Banda Aceh dapat mengetahui keberadaan dan kondisi barang milik daerah serta mengidentifikasi efektifitas penggunaan untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi dan/atau potensi barang milik daerah yang dapat dioptimalkan dengan pemanfaatan barang milik daerah (tegas Sekdakota).

 

Sensus BMD 2019 ini merupakan sensus yang ke 3 dari awal terbentuknya Badan Pengelolaan Keuangan Kota Banda Aceh yang sebelumnya disebut Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKAD) yang dilakukan minimal setiap 5 tahun sekali.

Tujuan dilakukan sensus BMD ini adalah :

  • Tersedianya data mutakhir secara rinci tentang Barang Milik Daerah yang meliputi volume/jumlah fisik, spesifikasi, kondisi (baik/rusak ringan/ rusak berat) dan sebagainya yang didokumentasikan    dalam    Buku Inventaris Barang Milik Daerah sehingga dapat mendukung validitas nilai aset tetap dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.
  • Tersedianya informasi akurat yang dapat dimanfaatkan untuk perencanaan penentuan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan dan penyaluran, pemeliharaan, penghapusan, pengendalian, pemberdayaan/pemanfaatan dan pengamanan Barang Milik Daerah.

Sekretaris TIM sensus Harisman, S.STP, MEc.Dev (Kabid Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan) mengatakan Sensus BMD dilakukan untuk mendapatkan data barang yang benar, dapat dipertanggungjawabkan dan akurat (up to date) terutama untuk golongan Tanah, golongan Peralatan dan Mesin (Kendaraan Dinas) dan golongan Gedung dan Bangunan.

Sensus Barang Milk Daerah dilakukan untuk menjalankan amanat undang-undang yaitu ;

  1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah;
  2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 108 Tahun 2016 tentang Penggolongan dan Kodefikasi Barang Milik Daerah;
  3. Qanun Kota Banda Aceh Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah;