BANDA ACEH - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banda Aceh tahun 2013 sebesar Rp101,4 miliar. Saat ini, PAD yang terkumpul baru mencapai Rp91,2 miliar lebih. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Banda Aceh, Purnama Karya. Dia mengatakan, yang menjadi sumber unggulan PAD Kota Banda Aceh adalah pajak reklame, perhotelan, restoran dan parkir. "Selain itu, tidak ada sumber pajak yang menonjol," ujar Purnama, Selasa 18 Desember 2012. Terkait hal tersebut, Anggota Komisi B DPRK Banda Aceh, Aiyub Bukhari yang dimintai tanggapannya mengatakan, pemko Banda Aceh sudah sewajarnya menjadikan pajak sebagai sumber PAD. Kata dia, sektor itu cukup menjanjikan, karena tidak adanya sumber lain yang bisa ditonjolkan. Namun, ia meminta pemko juga harus meningkatkan pelayanan, infrastruktur dan pengelolaan. "Khususnya parkir, jangan petugas datang untuk ambil uangnya saja tapi tidak melayani pemilik kendaraan," ujar Aiyub politisi partai Demokrat itu. Aiyub juga meminta pemko menertibkan parkir liar yang selama ini beroperasi di Banda Aceh. Selain itu, Aiyub menilai perlunya penataan area parkir yang memisahkan mobil dan motor. "Saya juga mengusul, kalau bisa lokasi parkir ditertibkan agar tidak bercampur lagi parkir mobil dan kereta (motor)," kata dia. Hal itu, menurut Aiyub sudah wajar diwujudkan mengingat Kota Banda Aceh menggantungkan pendapatannya dari pajak parkir.[bna] (http://atjehpost.com/read/2012/12/18/32008/63/63/Unggul-di-Pajak-Dewan-Kota-Banda-Aceh-Minta-Pelayanan-Ditingkatkan)